Penyusunan Modul Ajar dalam Program PPG
yusaerioffice.blogspot.com - Penyusunan modul ajar merupakan komponen penting dalam keberhasilan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Modul ajar tidak hanya menjadi panduan pelaksanaan pembelajaran, tetapi juga mencerminkan kompetensi pedagogik dan profesional seorang guru. Melalui modul ajar, guru mampu merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan kurikulum, karakteristik peserta didik, serta kebutuhan dunia kerja.

Misalnya dalam konteks mata pelajaran Dasar-Dasar Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), modul ajar berfungsi untuk memastikan siswa mampu memahami dan mempraktikkan berbagai prosedur penting yang dibutuhkan di lingkungan administrasi perkantoran modern. Salah satu materi yang sangat krusial adalah Prosedur Pengolahan Dokumen, khususnya penyimpanan arsip menggunakan Sistem Abjad dan Sistem Tanggal.

Mengapa Modul Ajar Harus Dirancang dengan Sistematis?

Modul ajar yang baik membantu guru melaksanakan pembelajaran secara terstruktur dan efektif. Beberapa alasan mengapa modul ajar perlu dirancang dengan sistematis antara lain:

1. Memperjelas tujuan pembelajaran

Guru dan siswa memahami arah pembelajaran melalui tujuan yang tertulis jelas. Misalnya, dalam materi pengolahan dokumen, siswa diharapkan mampu mengidentifikasi pola indeks, membuat caption, hingga mempraktikkan penyimpanan arsip.

2. Mendukung pembelajaran aktif dan efektif

Modul yang baik mengarahkan guru untuk menciptakan pembelajaran aktif, misalnya melalui:

  • diskusi kelompok,
  • analisis dokumen,
  • praktik mengindeks dan mengarsip dokumen,
  • hingga proyek berbasis masalah (Project Based Learning).

3. Selaras dengan Profil Pelajar Pancasila

Pembelajaran modern tidak hanya fokus pada kognitif, tapi juga karakter. Modul harus mengintegrasikan:

  • kemandirian,
  • gotong royong,
  • bernalar kritis,
  • serta kreativitas siswa.

4. Memudahkan guru melakukan asesmen

Dalam modul PPG, asesmen harus jelas: mulai dari sikap, pengetahuan, hingga keterampilan.

Contohnya dalam MPLB :

  • Observasi sikap,
  • Tes tertulis pengindeksan,
  • Praktik mengarsip dokumen dengan sistem abjad dan tanggal.

Contoh Penerapan Modul Ajar pada Materi Prosedur Pengolahan Dokumen


Pada mata pelajaran MPLB, salah satu kompetensi penting adalah kemampuan siswa dalam mengelola dokumen kantor secara sistematis. Modul ajar yang disusun harus mencakup:

1. Pemahaman Dasar Sistem Arsip

Termasuk pengertian sistem abjad, sistem tanggal, dan prinsip-prinsip kearsipan.

2. Prosedur Penyimpanan Dokumen

Mulai dari:
  • memeriksa surat,
  • mengindeks surat,
  • memberi kode,
  • menyortir,
  • hingga menempatkan arsip sesuai klasifikasi.

3. Prosedur Penemuan Kembali Arsip

Siswa mempelajari bagaimana menemukan arsip secara cepat dan akurat berdasarkan:
  • indeks nama,
  • kode tanggal,
  • kartu indeks,
  • atau struktur guide dalam filing cabinet.

4. Praktik Melalui Proyek

Pendekatan PjBL (Project Based Learning) sangat relevan, misalnya:
  • siswa menganalisis 5–10 surat,
  • menentukan pola indeks,
  • membuat caption,
  • lalu menyusun buku agenda sistem abjad dan tanggal.

Manfaat Modul Ajar dalam Mendukung Kompetensi Guru PPG

Bagi peserta PPG, penyusunan modul ajar bukan sekadar tugas, tetapi juga sarana pengembangan profesional. Beberapa manfaat yang diperoleh:

1. Menunjukkan kemampuan pedagogik

Guru mampu merencanakan pembelajaran yang runtut, terarah, dan sesuai capaian pembelajaran.

2. Membentuk keterampilan manajemen kelas dan asesmen

Modul ajar membantu guru memahami alur kegiatan: pendahuluan, inti, penutup, serta teknik evaluasi.

3. Menghasilkan pembelajaran yang berdampak

Modul yang baik membuat siswa lebih mudah memahami materi, terutama materi teknis seperti prosedur penyimpanan arsip.


4. Mendukung portofolio kelulusan PPG

Modul ajar merupakan indikator kesiapan guru menjadi pendidik profesional.

Kesimpulan

Penyusunan modul ajar dalam program PPG merupakan langkah penting untuk membangun pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pada mata pelajaran MPLB, modul tentang Prosedur Pengolahan Dokumen membantu siswa memahami konsep dasar kearsipan dan mempraktikkannya menggunakan sistem abjad maupun sistem tanggal.

Dengan modul ajar yang lengkap, sistematis, dan berorientasi proyek, guru mampu menciptakan pembelajaran aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi peserta didik. Modul yang baik bukan hanya memenuhi tuntutan administrasi guru, tetapi juga menjadi alat penting untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pendidik.

Modul lengkap dapat dilihat DISINI.




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama